oleh

Tanam Ribuan Alpukat, Kades Suak Ingin Hutan Lestari dan Menjadi Wisata Agroforesty


Lampung Selatan- Sekitar 2000 bibit Alpukat kualitas unggul ditanam di lahan hutan kawasan Way Buatan seluas 10 Hektar

Kepala Desa Suak Juli Wahyudin, mengatakan bahwa penanaman 2.000 pohon alpukat adalah program agroforesty Desa Suak. Ungkap Juli Wahyudin kepada redaksi kliksajalampung.co (30/08/2021).

Juli Wahyudin menambahkan, program tersebut haail dari komunikasi Desa, Kelompok Hutan Kemasyarakatan Desa  Suak dan pihak terkait yakni Dinas Kehutanan Provisni Lampung ( KPH Batu Serampok) bekerjasama dengan UPT Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup  Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Hutan Lindung  (BPDASHL) Way Seputih Way Sekampung.

Lahan kawasan kehutanan yang ada di desa Suak hampir setiap tahun terjadi kebakaran dan rusak, hal ini telah membuat Kepala Desa Suak prihatin.

Ia ingin kawasan hutan dijaga kelestariannya, namun juga memberi manfaat bagi masyarakat.

“Penanaman 2000 bibit alpukat bagian dari kegiatan bertanam warga untuk para petani dengan memanfaatkan hutan yang sudah gundul akibat kebakaran tiap tahun”. Jelas Juli Wahyudin, Kades Suak.

Program penanaman ini merupakan inisiatif Desa Suak atas keprihatinannya terhadap kejadian saat petani terkena kasus hukum akibat penanaman jagung di hutan.

Kondisi tersebut membuat Pemdes menjalin komunikasi antara Kepala Desa, Kelompok Hutan Kemasyarakatan Desa Suak dan pihak terkait yakni Dinas Kehutanan Provisni Lampung ( KPH Batu Serampok) bekerjasama dengan UPT Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Hutan Lindung (BPDASHL) Way Seputih Way Sekampung. Upaya koordinasi menghasilkan suatu program yang dinamakan Wisata Agroforesty Desa Suak.

Gambar Kiri : Juli Wahyudin Kades Suak

“Penanaman 2000 pohon alpukat kedepan diharapkan menjadi salah satu sentra buah Alpukat di Provinsi Lampung”. Harap Juli Wahyudin.

“Jenis Alpukat yang ditanam adalah jenis Alpukat Siger Kwalitas Batu sebanyak 2000 bibit pohon seluas 10 Hektar lahan hutan kawasan untuk 12 penggarap warga Desa Suak, adapun target dari program ini bertujuan warga sejahtera hutan dan tetap lestari”. Jelas Juli Wahyudin.

“Penanaman sendiri dilakukan pada pertengahan Desember tahun 2021 yang lalu. Di harapakan 3 tahun kemudian bisa berbuah dan panen”. Ungkap Juli Wahyudin.

Sementra itu, saat dijumpai di rumahnya wilayah Bandar Lampung bapak Idi Bantara, M,Sc (Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Way Seputih Way Sekampung) mengatakan jika sukses akan ditambah bibit alpukat lagi.

“Jika dengan 2000 bibit seluas 10 Hektar di Desa Suak ini berhasil maka kementerian kehutanan bekerjasama dengan BPDAS-HL Way Seputih Way Sekampung Daerah Lampung tidak akan sungkan sungkan menyediakan bibit bibitan berikutnya untuk perluasan kebun Alpukat di lahan hutan kawasan Way Buatan tersebut”. Kata Idi Bantara.

Kepala Desa Suak Juli Wahyudin juga melakukan koordinasi Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung Wahrul Fauzi Silalahi, SH.

Dihadapan ketua komisi II DPRD Provinsi Lampung, Juli mengutarakan keinginannya melakukan inovasi pemanfaatan lahan hutan kawasan dan pemberdayaan masyarakat dengan menjadikan hutan sebagai Agrowisata.

Wahrul Fauzi menanggapi dengan akan turun ke lokasi agrowisata Desa Suak “dalam waktu dekat saya akan turun dan meninjau lokasi pak kades”. Ujar Wahrul Fauzi, anggota dewan berparas ganteng dan humoris.

Penulis : Nur

Editor : Jw

Komentar

Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Bijaklah dalam memilih kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA. Salam hangat. [Redaksi]

News Feed